Ribuan Pekerja Migran Indonesia Bergegas Tinggalkan Malaysia

- 1 Juli 2022, 17:34 WIB
Seorang Pekerja Migran Indonesia menggendong anaknya hendak meninggalkan Malaysia menyusul program Kalibrasi berakhir pada 30 Juni 2022
Seorang Pekerja Migran Indonesia menggendong anaknya hendak meninggalkan Malaysia menyusul program Kalibrasi berakhir pada 30 Juni 2022 /Reuters/OkeNTT

Konsul Sosial Budaya Indonesia di Johor Baru Mohamad Rizali Noor mengatakan pihaknya telah memantau situasi gelombang  keberangkatan PMI asal Malaysia di terminal feri Stulang Laut dan Pasir Gudang.

"Kami mengantisipasi kerumunan besar dalam beberapa hari terakhir. Kami telah mengerahkan staf kami untuk memantau situasi di kedua terminal dan untuk membantu mereka yang membutuhkan bantuan," katanya.

Lanjutnya, "Mereka yang ingin kembali ke rumah perlu mendapatkan memo check-out dari Departemen Imigrasi Malaysia setelah membayar sejumlah biaya sesuai ketentuan."

Program kalibrasi ulang yang memungkinkan imigran ilegal untuk pulang secara sukarela sudah dilakukan sejak November 2020 dan berakhir pada 30 Juni tahun lalu.

Baca Juga: Hati-Hati, Ada Lima Investasi Ilegal yang Beroperasi di NTT

Program kalibrasi ini kemudian diperpanjang hingga 30 Desember 2021, dan diperpanjang lagi hingga 30 Juni 2022.

Menteri Dalam Negeri Malaysia, Hamzah Zainudin mengatakan akan mengambil tindakan terhadap mereka yang melakukan pelanggaran.

Mendagri Malaysia menegaskan bahwa Malaysia akan melakukan operasi besar-besaran untuk menangkap orang asing yang tak mengantongi dokumen Imigrasi setelah progam kalibrasi berakhir.***

 

Halaman:

Editor: Marcel Manek

Sumber: The Strait Times


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini