Masih Banyak Blank Spot, Pemkab TTU Ajukan 47 Unit Bantuan BTS Tower

- 30 Juni 2022, 08:23 WIB
Salah satu tower BTS Bakti Kominfo di desa Nonotbatan  kabupaten TTU propinsi NTT yang dikeluhkan masyarakat karena tidak berfungsi
Salah satu tower BTS Bakti Kominfo di desa Nonotbatan kabupaten TTU propinsi NTT yang dikeluhkan masyarakat karena tidak berfungsi /Marcel Manek/OkeNTT


OkeNTT - Di kabupaten Timor Tengah Utara(TTU) propinsi NTT ternyata masih terdapat banyak daerah blank spot atau daerah yang belum dinangkau signal telekomunikasi.

Melalui OkeNusra, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Satitistik (Diskominfotik) kabupaten TTU Kristoforus Ukat menyebutkan masih banyak desa yang belum terjangkau signal.

Sejumlah daerah yang hingfa saat ini masih kesulitan signal telekomunikasi yakniManufonu, desa Humusu Wini, lokasi dari arah Naob menuju Haekto di kecamatan Noemuti Timur, Desa Kaenbaun di kecamatan Miomaffo timur dan masih ada beberapa titik lainnya.

Baca Juga: Tower BTS BaKTI di Wilayah 3T Dikeluhkan Tak Berfungsi, Fiber Home dan BaKTI Malah Bungkam

Karena itu, untuk menjawabi kebutuhan kesulitan signal ini, Pemkab TTU pada tahun 2022, mengajukan 47 unit bantuan Base Transceiver Station (BTS) tower ke kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia.

Perihal usulan bantuan tower BTS ini ini disampaikan Kepala dinas Kominfotik Kabupaten TTU, Drs. Kristoforus Ukat, MM, saat dijumpai wartawan OkeNusra di lobi lantai II kantor Bupati TTU, rabu, 29 juni 2022.

Kristoforus menyampaikan, 47 unit BTS ini diajukan, untuk membantu masyarakat kabupaten TTU yang masih sulit mengakses jaringan Telekomunikasi seluler (Telkomsel) dan internet.


Ia menjelaskan, BTS ini adalah suatuinfrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator.

Baca Juga: Seorang Ibu di NTT Melahirkan di Atas Kapal Motor Saat Hendak Dirujuk

Terkait titik-titik pemasangan BTS ini, pihaknya masih melakukan survey dan pemantauan serta menunggu laporan, baik dari masyarakat maupun anggota DPRD mengenai lokasi-lokasi yang sama sekali tidak mendapatkan jaringan Telkomsel maupun internet.

"Salah satu contoh lokasi yang belum dijangkau oleh jaringan telekomunikasi itu seperti wilayah Manufonu, desa Humusu Wini, lokasi dari arah Naob menuju Haekto di kecamatan Noemuti Timur, Desa Kaenbaun di kecamatan Miomaffo timur dan masih ada beberapa titik lainnya" jelas Kristo.

Kristo juga menjelaskan bahwa, selain usulan untuk pemasangan BTS tower ini, pihaknya juga mengusulkan pemasangan internet gratis di semua kantor camat dan kantor desa, terutama di wilayah strategis perbatasan di kabupaten TTU.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Jangan Ada Lagi Kota di Ukraina yang Rusak Akibat Perang

Sebelumnya diberitakan OkeNTT.Pikiran Rakyat, saat ini Pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo telah membangun empat site tower BTS BaKTI di kabupaten TTU.

Namun demikian, keempat tower yang sudah dibangun ini belum berfungsi secara maksimal dan masih dikeluhkan masyarakat.

Keempat tower yang belum berfungsi secara maksimal tersebut dibangun di daerah 3T yakni dua site di kecamatan Biboki Anelu dan dua lainnya terdapat di kecamatan Mutis kabupaten TTU.***

Editor: Marcel Manek

Sumber: OkeNusra


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini