Sengkarut Pemecatan Nakes di NTT gegara Ikut Demo, Ketua DPW PPNI NTT Minta Bupati Manggarai Lebih Bijak

- 15 April 2024, 12:04 WIB
DPW PPNI Provinsi NTT, Aemilianus Mau bersuara soal pemecatan nakes di Manggarai
DPW PPNI Provinsi NTT, Aemilianus Mau bersuara soal pemecatan nakes di Manggarai /

PR NTT - Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Provinsi NTT, Aemilianus Mau, bersuara ihwal pemecatan 249 nakes di Kabupaten Manggarai usai dua kali melakukan demonstrasi.

Pria yang kerap disapa Willy itu menerangkan, gaji nakes untuk tahun 2024 belum dibayar hingga bulan Maret.

Menurutnya, aksi demonstrasi yang dilakukan para nakes merupakan hal wajar demi menyuarakan aspirasi.

Baca Juga: Denah Rumah Minimalis untuk Bungalow: Kecantikan Sederhana dalam Satu Kamar Tidur

"Mereka menyampaikan aspirasi, bukan berarti mereka melawan pemerintah atau tidak beretiket terhadap pemerintah. Sampai bulan Maret kemarin, mereka belum mendapatkan gaji untuk tahun 2024.

Willy menambahkan, mesti dibangun komunikasi antara pejabat teknis kepala dinas kesehatan dengan para nakes.

Ia merinci, dari 249 nakes yang dipecat, sebanyak 98 orang yang berprofesi sebagai perawat, yang telah berdedikasi selama bertahun-tahun.

"Karena rata-rata saya lihat dari data, kalau saya lihat perawat ya, karena saya organisasi profesi perawat. Jadi perawat ini ada 98 orang, Pak, dan rata-rata mereka itu pengalaman kerjanya itu 5 tahun ke atas, bahkan ada yang sampai 18 tahun,"

"Jadi ya, otomatis 'kan mereka sudah tahu bahwa karena mereka ini bukan orang baru ya, berarti diperpanjang. Jadi kontraknya hanya belum pasti. Jadi sebagai manusia akan bertanya-tanya, ini bagaimana nasib kami, kan gitu toh," bebernya.

Halaman:

Editor: Adrianus T. Jaya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah